Friday, 3 July 2020 Salam Pramuka!!

Cegah COVID-19, Jangan Mudik!

Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh Coronavirus jenis baru. Saat ini di seluruh dunia telah mewabah pandemi COVID-19, termasuk negara kita Indonesia.

Per tanggal 25 April 2020, terdapat 8211 kasus pasien positif, 1002 kasus yang sembuh, dan 689 kasus meninggal karena COVID-19 yang terdata pada pada laman web http://covid19.go.id.

Banyak masyarakat Indonesia yang masih menganggap “remeh” permasalahan ini. Masyarakat juga belum seluruhnya mengikuti himbauan pemerintah, salah satunya yaitu himbauan untuk tidak mudik.

Mudik memang sudah menjadi kebiasaan di bulan Ramadhan, dimana seperti biasa bulan yang ditunggu-tunggu untuk mudik ke kampung halaman. Namun, untuk saat ini lebih baik urungkan niat untuk mudik sesuai himbauan dari pemerintah.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan bahwa dalam perjalanan mudik seseorang berpotensi terkontak dengan orang lain yang terinfeksi virus tanpa gejala atau dengan gejala ringan.

“Karena kita yakin perjalanan kita tidak aman. Akan sangat mungkin kita bertemu atau berkontak dekat dengan orang lain tanpa gejala, atau orang dengan gejala sangat ringan”, kata Yuri dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (24/4).

Oleh sebab itu masyarakat diharapkan tetap berada di rumah, menggunakan masker bila harus keluar rumah, batasi waktu jika keluar rumah, jaga jarak, hindari kerumunan orang, jangan naik kendaraan umum yang penuh sesak, beli makanan dan minuman dibungkus dan dimakan di rumah serta gunakan jasa pengantaran bila memungkinkan, dan secepatnya selesaikan urusan kemudian segera pulang ke rumah.

Selain itu, Pemerintah juga tak hentinya mengimbau masyarakat agar selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan lingkungan rumah, dan memberantas sarang nyamuk di rumah. Hal itu dikarenakan saat ini sedang dalam musim pancaroba yang berpotensi meningkatnya kasus demam berdarah.

Bagi umat muslim yang sedang menjalani ibadah Ramadhan, sebaiknya melaksanakan ibadah di rumah bersama keluarga untuk menghindari penularan virus yang bisa terjadi di luar. Guna menekan penyebaran COVID-19, maka ikuti himbauan dan tetap di rumah aja.

Mari saling menjaga dan turut serta mencegah penyebaran COVID-19, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati. (ADF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.